PHE ONWJ melakukan inspeksi di wilayah operasi menyusul adanya informasi gelembung udara di perairan Karawang. Inspeksi dilakukan melalui jalur lautbdan udara. 

KARAWANG,— Laporan nelayan mengenai dugaan kemunculan gelembung udara di perairan Karawang mendapat perhatian serius dari PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ). Dalam waktu singkat, perusahaan mengerahkan tim untuk melakukan inspeksi menyeluruh melalui jalur laut dan udara guna memastikan kondisi di sekitar wilayah operasinya.

Selama dua hari, sejak Jumat (24/7) hingga Sabtu (25/7), armada kapal menyisir titik-titik yang dilaporkan masyarakat. Pada saat yang sama, pemantauan dari udara dilakukan menggunakan helikopter untuk memperoleh gambaran kondisi perairan secara lebih komprehensif.

Pemeriksaan tersebut dilakukan sebagai bagian dari prosedur respons cepat perusahaan terhadap setiap informasi yang berkaitan dengan keselamatan operasi migas lepas pantai maupun kondisi lingkungan di sekitar wilayah kerja.

Hasil inspeksi menunjukkan tidak ditemukan adanya gelembung udara di sekitar fasilitas operasional PHE ONWJ. Seluruh infrastruktur produksi migas yang berada di kawasan itu dipastikan berfungsi normal tanpa indikasi gangguan.

Manager Communication, Relations, & CID Pertamina Regional Jawa, Pinto Budi Bowo Laksono, mengatakan perusahaan memandang setiap laporan masyarakat sebagai informasi penting yang harus diverifikasi secara langsung di lapangan.

"Begitu menerima informasi dari masyarakat nelayan, kami segera melakukan pengecekan secara intensif melalui jalur laut menggunakan kapal dan pemantauan udara dengan helikopter. Berdasarkan hasil inspeksi, hingga saat ini tidak ditemukan adanya gelembung udara di sekitar area sarana maupun fasilitas operasional PHE ONWJ," kata Pinto.

Ia menegaskan, aktivitas operasional perusahaan tetap berlangsung normal dan tidak berdampak terhadap pasokan energi. Menurutnya, keandalan operasi harus berjalan beriringan dengan komitmen menjaga keselamatan kerja serta kelestarian lingkungan.

"PHE ONWJ terus berkomitmen menjaga keamanan dan keselamatan operasional, melindungi lingkungan laut, serta terbuka terhadap setiap masukan dari masyarakat. Komunikasi yang baik dengan para pemangku kepentingan menjadi bagian penting dalam mendukung operasi yang aman dan berkelanjutan," ujarnya.

Respons cepat tersebut mencerminkan pentingnya sistem pemantauan dan verifikasi di wilayah operasi migas lepas pantai. Di kawasan pesisir yang menjadi ruang hidup nelayan sekaligus lokasi infrastruktur energi nasional, setiap informasi yang berkembang di masyarakat memerlukan penanganan yang cepat, transparan, dan berbasis hasil pemeriksaan lapangan.

Bagi PHE ONWJ, memastikan keselamatan operasi tidak hanya berkaitan dengan keberlanjutan produksi energi, tetapi juga menjaga kepercayaan masyarakat yang selama ini hidup berdampingan dengan aktivitas industri migas di perairan utara Jawa. (**)