Direktur Manajemen Risiko PT Pupuk Kujang, Yana Nurahmad Haerudin (tengah), berfoto bersama salah satu peserta khitanan massal dan keluarganya usai penyerahan sertifikat serta bingkisan pada kegiatan Khitanan Massal HUT ke-51 Pupuk Kujang di Cikampek. Program sosial tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar sekaligus memperingati perjalanan 51 tahun Pupuk Kujang.

KARAWANG,– Angka 51 menjadi simbol yang melekat dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-51 PT Pupuk Kujang tahun ini. Tidak hanya menandai usia perusahaan, angka tersebut juga diwujudkan melalui program khitanan massal gratis dengan melayani 51 anak setiap hari selama 10 hari berturut-turut.

Program sosial yang telah menjadi tradisi tahunan Pupuk Kujang itu tahun ini menjangkau lebih banyak penerima manfaat. Sebanyak 510 anak mengikuti khitanan massal gratis yang digelar perusahaan, meningkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya yang hanya melayani sekitar 300 peserta.

Direktur Manajemen Risiko Pupuk Kujang, Yana Nurahmad Haerudin, mengatakan peningkatan jumlah peserta dilakukan sebagai bentuk komitmen perusahaan untuk terus memperluas manfaat bagi masyarakat.

“Peningkatan ini kita lakukan karena ingin terus memberikan manfaat nyata kepada masyarakat. Selain mengakomodir warga di ring satu perusahaan, saya melihat ada sebagian peserta dari luar kota. Ini bentuk kepedulian perusahaan kepada lingkungan sosial masyarakat,” ujarnya, Selasa (9/6/2026).

Tingginya minat masyarakat menjadi salah satu alasan perusahaan menambah kuota peserta tahun ini. Tidak hanya warga sekitar perusahaan, peserta juga datang dari berbagai wilayah di luar Karawang untuk mendapatkan layanan khitan gratis yang diselenggarakan oleh Pupuk Kujang.

Ketua Panitia HUT ke-51 Pupuk Kujang, Desra Heriman, menjelaskan bahwa peningkatan jumlah peserta dilakukan secara bertahap seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan kesehatan yang mudah dijangkau.

“Untuk mengakomodir tingginya animo masyarakat, pada pelaksanaan tahun ini kami membuka kuota hingga 510 anak, meningkat dari tahun-tahun sebelumnya yang mencapai sekitar 300 anak,” katanya.

Meski jumlah peserta meningkat signifikan, kualitas pelayanan tetap menjadi prioritas. Untuk memastikan seluruh proses berjalan aman dan nyaman, kegiatan khitanan massal dilaksanakan secara maraton selama 10 hari. Dengan skema tersebut, setiap anak dapat memperoleh pelayanan medis secara optimal tanpa harus terburu-buru.

Direktur Klinik Utama Pupuk Kujang, Mulky Wahyudy, mengatakan seluruh tindakan medis dilakukan menggunakan metode modern berbasis teknologi laser atau cauter. Metode ini dipilih karena dinilai lebih cepat, minim pendarahan, dan mampu mempercepat proses pemulihan pasca-khitan.

“Tahun ini kami sepenuhnya menggunakan teknologi laser (cauter) dalam kegiatan khitanan massal. Metode ini kami pilih karena mampu meminimalkan risiko pendarahan, proses tindakan menjadi jauh lebih cepat, serta mempercepat masa penyembuhan luka secara signifikan. Hal ini sangat penting untuk mengurangi rasa cemas maupun takut pada anak-anak,” ujarnya.

Untuk mendukung kelancaran pelayanan, Klinik Utama Pupuk Kujang menyiagakan 10 tempat tindakan yang beroperasi secara bersamaan. Sebanyak 15 tenaga medis diterjunkan setiap hari guna memberikan pelayanan yang presisi dan nyaman kepada para peserta.

Tak hanya sampai proses khitan selesai, peserta juga mendapatkan layanan kontrol dan pemeriksaan lanjutan secara gratis hingga masa pemulihan.

“Kita juga tidak melepas pasien. Setelah operasi, kita memberikan fasilitas pemeriksaan lanjutan dan kontrol gratis sehingga pasien mendapat layanan sampai sembuh,” kata Mulky.

Bagi Pupuk Kujang, program khitanan massal bukan sekadar agenda rutin perayaan ulang tahun perusahaan. Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk tanggung jawab sosial perusahaan yang secara konsisten dijalankan untuk mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.

VP Komunikasi Korporat Pupuk Kujang, R. Idho Pramana Sembada, mengatakan bahwa program ini merupakan bagian dari implementasi pilar Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan yang berfokus pada bidang kesehatan.

Menurutnya, manfaat yang dihadirkan tidak hanya dirasakan oleh anak-anak peserta, tetapi juga membantu meringankan beban ekonomi keluarga sekaligus mempererat hubungan baik antara perusahaan dan masyarakat.

“Manajemen berharap kontribusi yang dilakukan secara konsisten di setiap momentum HUT perusahaan ini tidak hanya mampu meringankan beban ekonomi keluarga, tetapi juga mempererat hubungan harmonis yang telah lama terjalin antara perusahaan dengan warga sekitar,” pungkasnya.

Di usia yang ke-51 tahun, Pupuk Kujang memilih merayakan pertambahan usia perusahaan dengan cara yang sederhana namun bermakna. Melalui pelayanan kepada 51 anak setiap hari, perusahaan berupaya memastikan bahwa pertumbuhan bisnis yang dicapai berjalan seiring dengan manfaat yang dirasakan masyarakat. (Advertorial)