KARAWANG,– Di usia ke-39 tahun, PERUMDAM Tirta Tarum tak sekadar merayakan perjalanan panjang sebagai perusahaan penyedia air bersih. Lebih dari itu, momentum hari jadi pada 23 Mei 2026 menjadi penanda komitmen baru untuk menghadirkan layanan air bersih yang lebih adil dan merata bagi masyarakat Kabupaten Karawang.
Mengusung tema “Mewujudkan Layanan Berkeadilan Menuju Karawang yang Maju, Sehat, dan Lestari”, perusahaan daerah tersebut mencoba menjawab tantangan kebutuhan air bersih di tengah pertumbuhan kawasan industri dan pemukiman yang terus meningkat.
Suasana perayaan HUT ke-39 pun berlangsung sederhana namun penuh makna. Mulai dari peresmian gedung pelayanan baru Cabang Karawang, pengundian hadiah pelanggan, santunan anak yatim, hingga penghargaan bagi pegawai terbaik menjadi bagian dari rasa syukur atas capaian yang berhasil diraih perusahaan dalam beberapa tahun terakhir.
Di balik perayaan itu, tersimpan catatan kinerja yang menunjukkan tren positif. Berdasarkan laporan audit keuangan tahun buku 2025, PERUMDAM Tirta Tarum berhasil mencatatkan laba bersih sebesar Rp17,2 miliar. Angka tersebut meningkat signifikan dibandingkan tahun 2023 yang berada di angka Rp8,1 miliar dan tahun 2024 sebesar Rp11,1 miliar.
Peningkatan laba juga berdampak pada kontribusi dividen kepada Pemerintah Kabupaten Karawang yang terus bertambah setiap tahunnya. Pada 2025, perusahaan menyetorkan dividen sebesar Rp9,4 miliar yang akan masuk pada tahun 2026.
Tak hanya dari sisi keuangan, performa pelayanan juga mengalami perkembangan. Kapasitas produksi air bersih meningkat menjadi 1.420 liter per detik, sementara jumlah pelanggan kini mencapai lebih dari 152 ribu sambungan rumah.
Bagi masyarakat Karawang, angka-angka tersebut bukan sekadar laporan administrasi. Di sejumlah wilayah, akses air bersih menjadi kebutuhan mendasar yang sangat menentukan kualitas hidup warga sehari-hari.
Karena itu, PERUMDAM Tirta Tarum mulai memprioritaskan pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) melalui perluasan jaringan perpipaan ke sejumlah wilayah seperti Telukjambe Barat, Tegalwaru, dan Pangkalan.
Perusahaan juga merancang penambahan kapasitas produksi regional sebesar 350 liter per detik, termasuk kerja sama penyediaan pasokan air bersih di wilayah Klari, Majalaya, Cikampek, hingga Rengasdengklok.
Di tengah tantangan keterbatasan sumber air baku dan perubahan lingkungan, manajemen menilai bahwa pelayanan air bersih bukan hanya urusan bisnis, melainkan bagian dari pelayanan dasar kepada masyarakat.
Dengan semangat itu, PERUMDAM Tirta Tarum berharap pembangunan infrastruktur air bersih dapat terus berjalan seiring upaya menjaga kelestarian sumber daya air. Sebab, masa depan Karawang yang sehat dan lestari tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga dari bagaimana air bersih dapat dinikmati secara merata oleh seluruh warganya.