Penyaluran bantuan kepada korban banjir yang dilakukan Pupuk Kujang. 

KARAWANG,– Di tengah kepungan banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Karawang, PT Pupuk Kujang Cikampek menunjukkan kepeduliannya dengan menyalurkan bantuan logistik ke daerah-daerah terdampak, termasuk wilayah pesisir utara hingga pemukiman di sepanjang daerah aliran sungai (DAS) Cibeet.


Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karawang, sedikitnya 21 wilayah terdampak banjir pada pekan ini. Selain banjir akibat luapan sungai seperti Citarum dan Cibeet, sejumlah kawasan pesisir juga diterjang banjir rob akibat pasang air laut.


Salah satu wilayah yang menjadi perhatian Pupuk Kujang adalah Kampung Mujiah, Desa Mekarmulya, Kecamatan Telukjambe Barat, Karawang. Secara geografis, kampung ini berada di kelokan Sungai Cibeet dan hampir dikelilingi aliran sungai. Kontur wilayah yang rendah serta tingginya volume air membuat daerah ini kerap terisolir saat banjir melanda.


“Melihat kondisi geografis dan tingkat kerentanan wilayah tersebut, kami memprioritaskan penyaluran bantuan ke Kampung Mujiah,” ujar Agung Gustiawan, Vice President Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pupuk Kujang, Rabu (21/1/2026).


Agung menegaskan, bantuan yang disalurkan merupakan bentuk komitmen Pupuk Kujang dalam mendukung upaya penanganan bencana dan percepatan pemulihan masyarakat terdampak. “Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga dan membantu mereka bangkit pascabanjir,” katanya.


Kepala Desa Mekarmulya, Dalim Rudyansyah, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan. Menurutnya, banjir berdampak besar terhadap kehidupan warga, mulai dari rumah yang dipenuhi lumpur, lahan pertanian terendam, hingga kerugian yang dialami perajin batu bata dan peternak ikan patin.


“Bantuan ini sangat dinantikan warga. Kami akan menyalurkannya secara merata kepada masyarakat yang terdampak banjir,” ujar Dalim.


Sebelumnya, Pupuk Kujang juga menyalurkan bantuan ke wilayah pesisir Desa Sedari, Kecamatan Cibuaya, yang terdampak banjir rob. Bantuan bahan makanan tersebut diterima langsung oleh Camat Cibuaya, Ahmad Mustopa, di kawasan Pantai Sedari.


Bersama Pemerintah Daerah Karawang, Pupuk Kujang turut menyisir sejumlah desa terdampak, di antaranya Desa Kutamakmur dan Srikamulyan di Kecamatan Tirtajaya, serta Desa Cibuaya dan Sedari di Kecamatan Cibuaya.


“Kami mengapresiasi respons cepat Pupuk Kujang yang berkoordinasi dengan pemerintah daerah dalam penanganan banjir ini. Kami pastikan bantuan tersalurkan tepat sasaran,” kata Mustopa.


Sementara itu, Wakil Bupati Karawang, Maslani, yang memimpin langsung penyerahan bantuan di lapangan menyampaikan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan stakeholder, termasuk Pupuk Kujang, sangat penting dalam mempercepat pemulihan pascabanjir.


“Kami berharap bantuan ini dapat segera dimanfaatkan untuk kebutuhan darurat dan membantu pemulihan ekonomi masyarakat, khususnya para petani,” ujar Maslani.


Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya juga mengingatkan potensi banjir rob akibat fenomena fase bulan baru pada 19 Januari 2026. Kondisi tersebut diperkirakan meningkatkan ketinggian air laut maksimum, terutama di wilayah pesisir Jawa Barat, termasuk Kabupaten Karawang.


Melalui aksi nyata ini, Pupuk Kujang kembali menegaskan perannya tidak hanya sebagai penopang sektor pertanian nasional, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam menghadapi dan melewati masa-masa sulit akibat bencana alam. (Advertorial)